Ibu . . .

23 12 2008

Ibu adalah
Ibunda darah dagingmu
Tundukkan mukamu
Bungkukkan badanmu
Raih punggung tangan beliau
Ciumlah dalam-dalam
Hiruplah wewangian cintanya
Dan rasukkan ke dalam kalbumu
Agar menjadi azimah bagi rizki dan kebahagiaan

Ibu…

Kau adalah gemerlap bintang di langit malam
Bukan!, kau lebih dari itu
Kau adalah pendar rembulan di angkasa sana,
Bukan!, kau lebih dari itu,
Kau adalah benderang matahari di tiap waktu,
Bukan!, kau lebih dari itu
Kau adalah Sinopsis semesta
Itu saja

Advertisements




observasiku…

10 11 2008

Merefer dari postingan Om NH tentang Observer, aku jadi teringat, kadang secara tidak sengaja kita menjadi observer pasif (bahasa keren dari pengamat) Sepatutnya pengamat, adalah kita mengamati perilaku/ kondisi yang kita temukan. Nhah, begini ceritanya….

 

Observer pertama:

Aku mengamati perilaku penduduk Jakarta sangat beda banget sama orang Jogja (secara habis dari Jogja gitu). Sebelum berangkat dari Jogja dengan Argo Dwipangga, aku mengamati di stasiun, orang Jogja kalau jalan tuh santai, sambil ngobrol dengan temannya, bercanda dengan teman2nya, bahkan anak kecil berlarian menggoda orang tuanya.

Nhah, begitu menikmati perjalanan 10 jam di kereta, akhirnya sampai juga di stasiun Gambir. Wew, aku melihat orang pada jalan cuepet banget, nggak ngeliat kanan-kiri a.k.a lempeng aja kedepan kayak mau ketinggalan pesawat, nggak ada basa basi ma penumpang yang lain, bahkan si anak yang semula berlarian di stasiun jogja, aku temukan sudah digendong orang tuanya dan diajak jalan cepat pula. Yah, itu observerku di stasiun.

 

Observer kedua:

Pagi ini, tidak seperti biasanya….tumben-tumbennya aku sebelum keluar rumah berdiam dulu dipagar. Yak, aku mengamati kondisi jalan di depan pagar kostku sebelum melangkah keluar. Aku baru tersadar, ternyata Macet!!

Weleh-weleh, padahal gang kostku berjarak 300meter dari jalan arteri Sudirman megapolitan Jakarta. Gang!! Ini gang lho fren!! Gang!! Gang !! Dan macet!!!

Busyet, macetnya kota Jakarta udah ampe segininya, ndak tahu tuh, ntar 5-10 tahun lagi. Aku keluar pagar musti ada traffic light kali?hihi…





doa untuk kekasihku…

6 11 2008

Pren, doakan persiapannya lantjar yah?

 

Aku berdoa untuk kekasihku, yang akan menjadi bagian dari hidupku.

Seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu.

Seseorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya.

Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu.

Wajah bagus dan daya tarik fisik tidaklah penting.

Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau.

Dan di haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.

Seseorang yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.

Seseorang yang tidak hanya memujaku, tetapi dapat juga menasehatiku ketika aku berbuat salah.

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecakapanku tetapi karena hatiku.

Seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.

Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seseorang yang berarti ketika berada di sebelahnya.

Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu.

Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.

Seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.

Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta…..

Buatlah aku menjadi seseorang yang dapat membuatnya bangga.

Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-Mu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah roh-Mu yang lembut sehingga kelebihanku dari bukan dari luar diriku.

Berikanlah aku tangan-Mu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.

Berikanlah aku mata-Mu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.

Berikan aku mulut-Mu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan- Mu dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan :

“ Betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan kapadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Amin…….





suster ngesot #2

6 11 2008

Menyambung dari posting sebelumnya “suster ngesot” mengenai persiapan kami untuk gathering kantor, dimana kami harus perform dengan title (tanpa subtitle) yang diambil dari filem layar lebar namun dalam format parodi. Ehm, tampaknya musuh terkuat adalah group performance dari Om NH dengan “catatan si Boy” nya. Noworries pren….kelompokku udah siap (Psywar to Om NH mode: on)

Kemarin, semua perlengkapan udah datang. Pas, aku dapat giliran jadi suster ngesot….sangat-sangat diluar ekspektasiku!! Wardrobe yang disiapin temenku:

  1. baju suster (seksi abis)
  2. topi suster
  3. stocking hitam jaring, kayak bungkus buah pear (stocking duo maia itu lhoh)
  4. sepatu high heels hitam-merah
  5. sarung tangan sepanjang siku

Duh, nggak ngerti mau dijadiin apa aku ini, yowislah semoga cuman sehari aja, dan semoga cewekku nggak lihat pangerannya ini berubah jadi BCL (Bencong Caman Lawang….) hehehe





malyu….

6 11 2008

Sumpah!! Demi Elvis Presley!! Kejadian ini memalukan sangat!!

Ceritanya begini, suatu hari aku pesen ke resepsionis untuk booking ruang meeting, taro saja aku udah booking r.meeting A dan aku harus ketemu dengan beberapa orang (bukan orang kantor) untuk berdiskusi, FYI. Karena kebetulan aku harus ketemu banyak orang, maka dipilihlah ruang meeting A yang cukup gede. Yes, aku dapat ruang meeting setelah mendapat informasi by email dari resepsionisku yang agak caem itu di pagi hari, karena meetingnya habis makan siang.

Habis makan aku ndak balik meja lagi, dan Teng..waktunya tiba, mereka udah datang duluan di lobby menyambut diriku. Dengan manisnya, aku persilahkan mereka masuk ruang meeting A, dan disusul diriku sembari ngobrol sok serius masalah kerjaan (ceileh….)

Mak dung…….!!!! Tanpa ketuk pintu, asal masuk!!!

Aku ultra aduhai kaget pren, begitu masuk ruang meeting yang ada adalah para penggede a.k.a Board of Manager. Cuz……mukaku langsung pucat membiru, tu orang2 pada ngeliatin aku karena gara-gara aku masuk mendadak – meeting yang serius (karena aku liat penuh dengan angka dan grafik) jadi terhenti.

Wis, aku langsung tarik orang-orangku keluar ruangan.

Jadilah aku samperin si Resepsionis, seilidik punya selidik ternyata ruang meetingku dipindah dan udah diinfo by email. Ndilalah, sampai makan siang aku nggak cek email karena ada meeting lain diluar.

Malu pren…malu….!!! Malu…..!!!

Hayo….kalau begini siapa yang salah…????





haattcchiiiyy……

4 11 2008

Masih ingat?? “hujyan becyek, nggak ada ojyek, becyek….”

Yah, itulah sepenggal lirik lagu yang sumpah, aku sangat jijay dengernya. Entah kenapa, apa karena terlalu genit, aneh logatnya, atau …. Emang aku ndak uptodate?hehe.

Btw, pren…..sekarang aku kena karmanya!!!

 

Gara-gara hujan yang mengguyur di seluruh pelosok kota megapolitan Jakarta ini, ditambah aku kemanapun dikawal oleh motor roda duaku (psst……aku kasih nama dia “si manis”, karena sosoknya yang ramping, dengan buritan nungging yang ultra aduhai menggoda penumpang motor yang lain) heheh.

 

So….tiap pulang kantor aku musti jalan ke tempat parkir yang nun jauh dari kantor, karena emang katrokku, eh …kantorku ini nggak ada parkiran motor (piye toh…saatnya ganti roda empat, amin!) dan semalam karena hujannya nggak niat alias nggak begitu deras, jadilah aku nekat tanpa payung (gengsi dong, kalau cowok pake payung)

Naah….belum sampai ke parkiran motor, dengan seterunya hujan datang tanpa menghiraukan pejalan kaki, mak…. Byurrrr!!!!! Langsung deres banget.

Mati aku!! Posisi udah 10 meter dari motor (ps.parkir motor ini di lapangan yang praktis tanpa atap) langsung aku berlari ke “si manis” meraih kunci motor, dan mengambil jas hujan yang ada di jok motor.

 

Karena udah kepalang tanggung, dipake deh tu jas hujan… “Ah, slamet…..udah pake jas hujan, ndak kehujanan lagi”

EE…….selang jalan 5 menit, aku baru ngerasa, kalau baju n celanaku tadi sempat kehujanan, jadilah baju n celana basah ditutup jas hujan (duiinginnn banget)

 

Yes, finally I got home after an hour. Kontan begitu sampai rumah “Hhaatttccchiiiy……..” bersin pren!!

Jadilah hari ini, aku agak kedinginan. Tau gitu kemarin pulang naik ojek…..





Pohon kantorku…

13 10 2008

Menilik lebih dalam dari tulisan emiko di bermula dari air aku jadi sadar bahwa peranan pohon sangat penting dalam menjaga kelestarian alam ini. Ternyata aku baru menyadari, baik di kantorku, dengan gedung yang ultra aduhai megah, ternyata juga terdapat pohon:

 

Bahwa sejatinya pohon memerlukan matahari dan CO2 untuk berfotosintesis (pelajaran SD kelas 4) yaitu suatu proses alami tumbuhan dalam menyerap matahari melalui daun dan menjadikannya makanan+oksigen untuk proses tumbuh kembangnya.

Tapi apakah tidak disadari? Tumbuhan di dalam kantorku tidak mendapat cahaya matahari secuilpun!! Dahsyat, pohon itu tetap dapat tumbuh besar bahkan membuat kita merunduk kalau jalan disampingnya mengingat daunnya menghalangi jalan.

Apakah dahsyat?? Secara alami tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk hidup, nhah? Kalau tidak ada cahaya matahari, dan udara bebas apakah berarti akan berebutan, berkompetisi dengan karyawan kantor dalam mengkonsumsi udara, secara kaca di gedung kantorku tidak bisa dibuka – mendapat udara bebas.

Aku suka udara bebas, bukan udara mampat.

Aku suka segarnya hijau pepohonan, bukan dimanja segarnya AC.

Aku suka melihat ruang luas, bukan ruang terbatas