observasiku…

10 11 2008

Merefer dari postingan Om NH tentang Observer, aku jadi teringat, kadang secara tidak sengaja kita menjadi observer pasif (bahasa keren dari pengamat) Sepatutnya pengamat, adalah kita mengamati perilaku/ kondisi yang kita temukan. Nhah, begini ceritanya….

 

Observer pertama:

Aku mengamati perilaku penduduk Jakarta sangat beda banget sama orang Jogja (secara habis dari Jogja gitu). Sebelum berangkat dari Jogja dengan Argo Dwipangga, aku mengamati di stasiun, orang Jogja kalau jalan tuh santai, sambil ngobrol dengan temannya, bercanda dengan teman2nya, bahkan anak kecil berlarian menggoda orang tuanya.

Nhah, begitu menikmati perjalanan 10 jam di kereta, akhirnya sampai juga di stasiun Gambir. Wew, aku melihat orang pada jalan cuepet banget, nggak ngeliat kanan-kiri a.k.a lempeng aja kedepan kayak mau ketinggalan pesawat, nggak ada basa basi ma penumpang yang lain, bahkan si anak yang semula berlarian di stasiun jogja, aku temukan sudah digendong orang tuanya dan diajak jalan cepat pula. Yah, itu observerku di stasiun.

 

Observer kedua:

Pagi ini, tidak seperti biasanya….tumben-tumbennya aku sebelum keluar rumah berdiam dulu dipagar. Yak, aku mengamati kondisi jalan di depan pagar kostku sebelum melangkah keluar. Aku baru tersadar, ternyata Macet!!

Weleh-weleh, padahal gang kostku berjarak 300meter dari jalan arteri Sudirman megapolitan Jakarta. Gang!! Ini gang lho fren!! Gang!! Gang !! Dan macet!!!

Busyet, macetnya kota Jakarta udah ampe segininya, ndak tahu tuh, ntar 5-10 tahun lagi. Aku keluar pagar musti ada traffic light kali?hihi…

Advertisements

Actions

Information

5 responses

10 11 2008
nh18

Heh …
Itu bukan observer …
Tapi Meticolously Observant …
Ini syarat menjadi Marketer sejati …
And You’ve did it …
Liat postingan saya disini …
http://theordinarytrainer.wordpress.com/2008/04/28/meticulously-observant/

Afdhal juga nulis masalah ini di sini …
http://theafdhal.blogspot.com/2008/11/bandara.html

Thanks Vo …
Cheers

10 11 2008
AFDHAL

hayo coba jadi observer (atau kata MR NH Meticolously Observant ) khususnya utk orang2 area yang datang ke HO utk Meeting…liat aja kelakuan mereka….
ada yang TEPE-TEPE, ada yang Sok Pintar, ada yang Sok Tau,…kalo aku sih, pengennnn cepet balik kehotel…takutttttttttttttttttttttttt

10 11 2008
a3u5z1i

Paling seru mengobservasi tingkah orang-orang yang terjebak dalam situasi yang tidak mereka sukai…
Misalnya :
1) Di saat macet..
2) Di saat angkot ga jalan-jalan..
3) Di saat ospek…

😀

11 11 2008
Ikkyu_san

kapan saja
dimana saja
siapa saja

always……. memperhatikan.
bagaikan burung rajawali menemukan mangsa (ngeri banget yak)
tapi ini juga melatih kita tidak cepat panik

papaku bilang jika kita lihat orang lari, jangan langsung ikut lari
liat dulu apa masalahnya tapi dengan cepat. sehingga sebenarnya
kita harus “awas” terus di setiap langkah kita.

selamat menjadi observer yang melakukan observasi terus tanpa harus dioperasi. (hmmm ngerti ngga ya hihihi)

EM

11 11 2008
gbaiquni

wehhh seru nih…
saya juga observer lho…

jadi pingin ke yogya… 😦

[senyum] 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: